Berita — 10 February 2012
Sinergitas Program Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendekatan Gender Focal Point Berbasis Kelembagaan Lokal

[PKGA-IPB] - Pusat Kajian Gender dan Anak LPPM IPB bermitra dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Jawa Barat menginisiasi kegiatan “Kaji Tindak Sinergitas Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jawa Barat Melalui Pendekatan Gender Focal Point Berbasis Kelembagaan Lokal”.

Secara umum tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Penyusunan model Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jawa Barat Berbasis Kelembagaan Lokal Melalui Pendekatan Gender Focal Point, 2) Melakukan pemetaan sosial dan permasalahan ketimpangan gender dan ketidakterjaminan (hak) perlindungan anak melalui pembuatan software Pnduan Penyusunan Data Base dan Sistem Pendeteksian Dini Ketimpangan Gender dan Ketidakterlindungan anak.

Secara khusus tujuan kegiatan ini adalah:

1) Penyusunan model Peningkatan Pemberdayaan Keluarga dan Perlindungan Anak di Jawa Barat berbasis Kelembagaan Lokal Melalui Pendekatan Gender Focal Point.

a) Identifikasi exiting program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional

b) Penyusunan desain program dan mekanisme pelaksanaan perluasan akses dan pelayanan sosial untuk peningkatan sinergitas program pemberdayaan perempuan dan anak di Jawa Barat melalui Gender Focal Point

c) Pengembangan jejaring kelembagaan lokal yang memberikan pelayanan sosial untuk sinergitas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Jawa Barat

d) Penyusunan desain capacity building kelembagaan melalui strategi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), pelatihan dan strategi pendampingan pada masyarakat

2) Pemetaan sosial dan permasalahan ketimpangan gender dan ketidakterjaminan (hak) perlindungan anak dan potensi Gender Focal Point (sebagai Kader) Berbasis Kelembagaan Lokal melalui pembuatan software Panduan Penyusunan Data Base dan Sistem Pendeteksian Dini Ketimpangan Gender dan Ketidakterlindungan Anak.

a) Mengidentifikasi indikator kesetaraan gender berdasarkan definisi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan berdasarkan partisipasi masyarakat lokal serta analisis potensi dan masalah ketimpangan gender dan anak dalam peningkatan kualitas hidup manusia di Jawa Barat menggunakan data terpilah jenis kelamin dan data anak

b) Membangun metode pemetaan dan penyusunan data base dan Sistem Pendeteksian Dini Ketimpangan Gender dan Ketidakterlindungan Anak baik melalui pendekatan data primer maupun analisis data skunder terpilah jenis kemlamin

c) Menyusun metode lapang

d) Membangun Management Informtion System atau software yang berkaitan dengan “Kajian Sinergitas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jawa Barat melalui pendekatan Gender Focal Point Berbasis Kelembagaan Lokal” (feature akan tupoksi dari masing-masing komponen)

Sasaran dari kegiatan ini adalah: 1) Sasaran akhir adalah keluarga plasma dan individu rentan di daerah yang terdiri atas keluarga dan individu yang mengalami ketimpangan gender dan ketidakterjaminan (hak) perlindungan anak (diidentifikasi sesuai indikator ketimpangan gender dan ketidakterjaminan (hak) perlindungan anak yang dibangun berdasar kesepakatan masyarakat setempat), 2) Sasaran antara pertama yaitu keluarga pioner sebagai keluarga yang sudah berdaya yang bertugas untuk membina keluarga plasma, 3) Sasaran antara kedua yaitu ader Gender Focal Point berbasis kelembagaan lokal tingkat desa, tingkat kecamatan, dan P2TP2A tingkat kabupaten/kota.

 

(-ARA-)

Berita terkait

Share

About Author

(0) Readers Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>