PKGA IPB Menyelenggarakan Workshop Transformasi Perempuan Perdesaan Dalam Pembangunan

Dalam konteks pembangunan perdesaan, desentralisasi membuka peluang secara lebih luas partisipasi warga negara, walaupun tidak dengan sendirinya menjamin keterwakilan laki-laki dan perempuan secara adil.  Hak sebagai warga negara, baik laki-laki dan perempuan, dijamin melalui Pasal 3 UU No. 11 Tahun 2005 dan Pasal 3 Undang-undang No. 12 Tahun 2005 yang menyebutkan bahwa Negara menjamin hak yang sederajat antara laki-laki dan perempuan untuk menikmati semua hak ekonomi, sosial dan budaya serta hak sipil dan politik. Namun demikian rendahnya partisipasi perempuan adalah realita dan menjadi salah satu masalah yang selama ini dirasakan dalam politik musrenbang.

Menjadi relevan untuk menelaah bagaimana perempuan perdesaan bertransformasi untuk memperjuangkan pemenuhan hak-haknya dalam kerangka membangun kualitas hidup manusia yang lebih baik, dengan menurunkan kesenjangan gender sekaligus meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan perdesaan.

Workshop diselenggarakan pada tanggal 18 Desember 2015, bertempat di Ruangan Mawar Sekolah Pasca Sarjana IPB, Kampus Baranang Siang.

Peserta workshop adalah perwakilan dari PSW Perguruan Tinggi di Jawa Barat sebanyak 30 peserta, Perwakilan dari Kementerian PPPA, BP3AKB Provinsi Jawa Barat, Badan PP dan PA Kota Bogor dan Depok.

Tujuan Workshop

1. Memetakan isu dan permasalahan dalam bidang-bidang strategis perempuan pedesaan dalam pembangunan pedesaan berkelanjutan

2. Menyusun program prioritas dan road map perlindungan perempuan dalam pemenuhan hak-hak perempuan pedesaan

3. Membangun jaringan kerjasama dan memperkuat kelembagaan perguruan tinggi dan masyarakat yang bergerak dibidang perempuan dan pembangunan pedesaan

Selain pemaparan dari Agenda Kerja Kementeriaan PPPA dan BP3AKB Prov Jawa barat,  dalam kesempatan ini dilakukan presentasi dua buah hasil riset awal terkait transformasi perempuan perdesaan:

1. Dampak Mobilitas Demografi pada Perempuan Perdesaan, oleh Achmad Choibar Tridakusumah

2. Perubahan Ekonomi pada Perempuan di Perkebunan Sawit, oleh  Mira Elfina

Pada sesi berikutnya, FKKGA (Forum Komunikasi Kajian Gender dan Anak) Jawa Barat, mengambil waktu untuk merumuskan agenda kerja FKKGA Jawa Barat di tahun 2016.

This entry was posted in Agenda, Berita and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>