IPB masuk Rank 51+ Kampus Top Dunia 2016

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/16/03/23/o4hlno368-ipb-masuk-kampus-top-51-dunia

Posted in Berita | Tagged | Leave a comment

Universitas Terbaik 2015 Versi Kementerian Ristekdikti

Kemenristekdikti telah melakukan pemeringkatan terhadap 3320 perguruan tinggi di Indonesia yang di rilis di situs resmi http://ristekdikti.go.id/ pada tanggal 3 Februari 2016. IPB menempati urutan ke 3.

http://www.ekonomi-holic.com/2016/02/peringkat-perguruan-tinggi-terbaik.html

Tahun sebelumnya pemeringkatan webometrics, IPB menempati urutan ke 4.

http://www.ekonomi-holic.com/2015/01/daftar-peringkat-universitas-terbaik.html

Posted in Artikel, Berita | Tagged , , | Leave a comment

Penerimaan Mahasiswa Baru IPB 2016/2017

IPB telah membuka penerimaan mahasiswa baru untuk t.a. 2016/2017.

Masa pendaftaran untuk PROGRAM SARJANA jalur SNMPTN 29 Februari-12 Maret 2016. Jalur SBMPTN, Computer Based Test 25 April-9 Mei, Paper Based Test 25 April-20 Mei 2016.  Jalur UTM IPB Juni 2016, dan jalur BUD 2 Feb- 2016, dan PIN s.d. 1 Juni 2016.

Masa pendaftaran PROGRAM PASCASARJANA Tahap I 18 Januari-30 April 2016. Tahap II 2 Mei-15 Juli 2016.

Silakan dicermati jadwal penerimaan mahasiswa yang dapat diperoleh informasinya di website admisi IPB. http://admisi.ipb.ac.id/

Posted in Agenda, Berita | Tagged , , | Leave a comment

PKGA Berpartisipasi Aktif dalam Forum OPD BPMK Kota Depok

This gallery contains 1 photo.

PKGA ikut serta secara aktif dalam Kegiatan Forum OPD BPMK Kota Depok yang diselenggarakan pada tanggal 22 Februari 2016 di Hotel Puri Sekar Peni, Depok. Kegiatan Forum OPD ini merupakan bagian dari implementasi tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) … Continue reading

More Galleries | Leave a comment

Riset Perlindungan Dari Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Indramayu

 

Posted in Berita, Penelitian | Leave a comment

PKGA IPB Menyelenggarakan Workshop Transformasi Perempuan Perdesaan Dalam Pembangunan

Dalam konteks pembangunan perdesaan, desentralisasi membuka peluang secara lebih luas partisipasi warga negara, walaupun tidak dengan sendirinya menjamin keterwakilan laki-laki dan perempuan secara adil.  Hak sebagai warga negara, baik laki-laki dan perempuan, dijamin melalui Pasal 3 UU No. 11 Tahun 2005 dan Pasal 3 Undang-undang No. 12 Tahun 2005 yang menyebutkan bahwa Negara menjamin hak yang sederajat antara laki-laki dan perempuan untuk menikmati semua hak ekonomi, sosial dan budaya serta hak sipil dan politik. Namun demikian rendahnya partisipasi perempuan adalah realita dan menjadi salah satu masalah yang selama ini dirasakan dalam politik musrenbang.

Menjadi relevan untuk menelaah bagaimana perempuan perdesaan bertransformasi untuk memperjuangkan pemenuhan hak-haknya dalam kerangka membangun kualitas hidup manusia yang lebih baik, dengan menurunkan kesenjangan gender sekaligus meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan perdesaan.

Workshop diselenggarakan pada tanggal 18 Desember 2015, bertempat di Ruangan Mawar Sekolah Pasca Sarjana IPB, Kampus Baranang Siang.

Peserta workshop adalah perwakilan dari PSW Perguruan Tinggi di Jawa Barat sebanyak 30 peserta, Perwakilan dari Kementerian PPPA, BP3AKB Provinsi Jawa Barat, Badan PP dan PA Kota Bogor dan Depok.

Tujuan Workshop

1. Memetakan isu dan permasalahan dalam bidang-bidang strategis perempuan pedesaan dalam pembangunan pedesaan berkelanjutan

2. Menyusun program prioritas dan road map perlindungan perempuan dalam pemenuhan hak-hak perempuan pedesaan

3. Membangun jaringan kerjasama dan memperkuat kelembagaan perguruan tinggi dan masyarakat yang bergerak dibidang perempuan dan pembangunan pedesaan

Selain pemaparan dari Agenda Kerja Kementeriaan PPPA dan BP3AKB Prov Jawa barat,  dalam kesempatan ini dilakukan presentasi dua buah hasil riset awal terkait transformasi perempuan perdesaan:

1. Dampak Mobilitas Demografi pada Perempuan Perdesaan, oleh Achmad Choibar Tridakusumah

2. Perubahan Ekonomi pada Perempuan di Perkebunan Sawit, oleh  Mira Elfina

Pada sesi berikutnya, FKKGA (Forum Komunikasi Kajian Gender dan Anak) Jawa Barat, mengambil waktu untuk merumuskan agenda kerja FKKGA Jawa Barat di tahun 2016.

Posted in Agenda, Berita | Tagged , , , , | Leave a comment

PKGA IPB Ketua Forum KKG Jabar 2011 – 2015

Pusat Kajian Gender dan Anak LPPM IPB mendapatkan kepercayaan menjadi Ketua FKKG Jawa Barat untuk masa kerja 2011 – 2015. Saat ini posisi ketua ini masih dijabat oleh Kepala PKGA LPPM IPB sampai terpilih ketua yang baru.

FKKG adalah Forum Komunikasi Kajian Gender, yaitu wahana saling bertukar informasi dan berbagi pemikiran teoritis maupun pengalaman empiris dari lembaga-lembaga dan pusat-pusat yang ada di Perguruan Tinggi di Jawa Barat terkait kajian gender dan anak.

Sebagian besar dari lembaga yang tergabung dalam FKKG mendedikasikan diri secara khusus dalam kajian, advokasi, pendampingan, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat dalam relasinya antara laki-laki dan perempuan.

Posted in Artikel, Berita | Tagged , , | Leave a comment

KAJIAN RELASI ORANGTUA DAN ANAK DALAM UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN KELUARGA DI PAPUA

KAJIAN RELASI ORANGTUA DAN ANAK DALAM UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN KELUARGA, STUDI KASUS BIAK NUMFOR, PAPUA

Kekerasan yang terjadi di dalam keluarga merupakan tanda rapuhnya ketahanan keluarga, karena anggota keluarga yang seharusnya mendapatkan perlindungan dalam keluarga justru menjadi korban. Kajian ini bertujuan untuk menggali pandangan subyektif anak laki-laki dan perempuan dan orangtua laki-laki dan perempuan tentang kekerasan, relasi orangtua-anak dan pola resiprositas yang membentuk kekerasan, dan harapan serta upaya perlindungan anak terhadap kekerasan.

 Penelitian dilakukan Kabupaten Biak Numfor. Kampung Sambawofuar Distrik Samofa , dipilih sebagai representasi daerah pegunungan,  dan Kampung Komboy Distrik Warsa untuk daerah pesisir. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang dilakukan pada satu waktu pengumpulan data.  Subyek kasus sebanyak 41 orang, yang informasinya digalai melalui wawancara dan FGD.

Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam konteks kekinian sifat dan perilaku negatif Bapak dan Mama menguat dalam melakukan kekerasan. Hal ini berakar dari ketidaksetaraan relasi orangtua-anak dan gender, dan berlangsung dalam pola resiprositas (hubungan timbal balik) negatif dan menghasilkan reproduksi pesan kekerasan pada anak. Kekerasan fisik, psikis dan ekonomi (penelantaran) terjadi pada anak, lebih nampak pada kampung pantai, dan kekerasan ekonomi karena bias gender lebih kuat dialami pada anak perempuan. 

Penelitian ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Permpuan dan Perlindungan Anak dan PKGA LPPM IPB. Tim peneliti adalah dari PKGA LPPM IPB yang terdiri dari Dr. Titik Sumarti sebagai ketua, dengan anggotaSriwulan Ferindian MS, Diana Berlianti MS, Hernaldi SKPM, Raden Ratmajaya, SE.

Posted in Berita, Penelitian | Tagged , , , , | Leave a comment

PEMIMPIN PEREMPUAN PENGGERAK KOMUNITAS PEREMPUAN PERDESAAN

Perempuan tidak lagi hanya berperan sebagai ibu rumah tangga yang menjalankan fungsi reproduksi dan pekerjaan sektor domestik, tetapi sudah aktif berperan di sektor publik, baik sosial, ekonomi, maupun politik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan status dan partisipasi politik perempuan, menganalisis bentuk dan kesesuaian antara program program yang sudah-sedang berjalan dengan kebutuhan masyarakat serta program prioritas dana desa, menganalisis kepemimpinan perempuan dalam implementasi program prioritas penggunaan dana desa tahun 2015, dan menyusun strategi peningkatan kapasitas pemimpin perempuan. Penelitian dilakukan di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor dengan pendekatan mixed method, survey dan FGD. Hasil kajian menunjukkan bahwa posisi pemimpin laki-laki dan perempuan relatif setara, namun pemimpin perempuan masih dominan dalam bidang kesehatan dan pendidikan, sehingga masih perlu ada dukungan laki-laki untuk mendukung akses dan partisipasi perempuan di bidang politik, ekonomi, dan agama. Tingkat kapasitas pemimpin perempuan di Desa Sukamakmur tergolong kategori tinggi, namun sebagian masih tergolong sedang sehingga diperlukan upaya peningkatan tingkat kapasitas pemimpin perempuan.

Posted in Berita, Penelitian | Leave a comment

Bagaimana Kabar Rencana Memangkas Jam Kerja Wanita

http://news.detik.com/berita/2761446/menteri-yuddy-jam-kerja-pegawai-wanita-dipangkas-agar-anak-diperhatikan

Jakarta - Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi tengah mengkaji wacana pemangkasan jam kerja bagi PNS perempuan. Wacana tersebut pertama kali dilontarkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Itu sedang dikaji untuk kepentingan pembinaan keluarga yang lebih baik karena setiap anak-anak itu kan membutuhkan kasih sayang ibunya, membutuhkan pembinaan pendidikan,” ujar Yuddy di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2014).

Anak-anak dalam tahap pertumbuhan pun membutuhkan suasana harmonis dalam keluarga. Namun jika seorang ibu lebih banyak berada di luar rumah maka fungsi afeksi terhadap keluarga akan berkurang.

“Nah, ini yang dipertimbangkan untuk mengurangi jam kerja untuk memberikan kesempatan yang lebih lama untuk mengurus rumah tangga,” imbuh Yuddy.

Dia berjanji hasil kajian tersebut akan rampung secepatnya. Sebelumnya Jusuf Kalla mewacanakan untuk mengurangi 2 jam kerja bagi wanita yang memiliki anak hingga tingka Sekolah Dasar.

 

Posted in Artikel, Berita | Tagged , , | Leave a comment