• Phone: +62-251-8356420
  • Email: pkga@apps.ipb.ac.id

Pandemi Covid-19 Memperparah Kerentanan Ekonomi Perempuan

Pusat Kajian Gender dan Anak - IPB University > Perempuan > Pandemi Covid-19 Memperparah Kerentanan Ekonomi Perempuan

(PKGA – IPB University – 30/10/2020) – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak sektor kesehatan dan perekonomian secara makro, namun juga pada level keluarga. Hasil survei yang dilakukan oleh Entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, dan Indosat Ooredoo menunjukkan bahwa pandemi telah memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender di Indonesia. Hal inilah yang berpotensi mengancam kemajuan dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Dikutip dari halaman situs resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), temuan-temuan penting survei tersebut sebagai berikut:

Adapun berbagai temuan dari Laporan “Menilai Dampak Covid-19 terhadap Gender dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”, yaitu : (1) Banyak perempuan di Indonesia yang bergantung dari usaha keluarga, tetapi 82% diantaranya mengalami penurunan sumber pendapatan. Meskipun 80% laki-laki juga mengalami penurunan, mereka mendapatkan keuntungan lebih banyak dari sumber pendapatan; (2) Sejak pandemi, sebanyak 36% perempuan pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka dibandingkan laki-laki yang hanya 30% mengalaminya; (3) Pembatasan sosial telah membuat 69% perempuan dan 61% laki-laki menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Angka tersebut menunjukkan perempuan memikul beban terberat, mengingat sebanyak 61% perempuan juga menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengasuh dan mendampingi anak dibandingkan dengan laki-laki yang hanya 48%; dan (4) Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental dan emosional perempuan. Hal ini disebabkan karena  57% perempuan mengalami peningkatan stres dan kecemasan akibat bertambahnya beban pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan, kehilangan pekerjaan dan pendapatan, serta mengalami kekerasan berbasis gender. Sedangkan jumlah laki-laki yang mengalami permasalahan tersebut yaitu 48%.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Perwakilan Bidang Perempuan PBB untuk Indonesia dan Hubungan ASEAN, Jamshed Kazi mengungkapkan hasil laporan tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa perempuan terdampak secara tidak proporsional oleh pandemi. “Data ini sangat penting untuk memastikan bahwa intervensi yang ada dirancang dengan memperhatikan kebutuhan perempuan, terutama bagi kelompok rentan. Data ini juga diharapkan dapat membantu Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mitra-mitra pembangunan, serta sektor swasta di Indonesia dalam menyusun kebijakan yang mendukung upaya penanganan  Covid-19 agar dapat memenuhi kebutuhan perempuan dan anak perempuan, serta mempromosikan upaya pemulihan yang cepat,” ujar Jamshed Kazi.

Artikel ini bermanfaat, bagikan yuks...

PKGA atau Pusat Kajian Gender dan Anak merupakan lembaga penetian dan pengabdian yang berfokus pada isu gender dan anak. PKGA berada dibawah koordinasi LPPM IPB University.

Leave a Comment

Solve : *
24 − 20 =


Arsip Berita
Kategori
Instagram
This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.

Archives

Categories

Meta