FGD TERBATAS PENGUKURAN INDEKS KETIMPANGAN GENDER (IKG)

BPS Pusat dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tengah berupaya untuk melakukan pengukuran Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Pengukuran IKG yang sudah direkomendasikan UNDP sejak tahun 2010, selama ini belum dapat dilakukan oleh Indonesia sehubungan dengan beberapa variable pengukuran masih belum tersdia datanya.

BPS beranggapan kelemahan data tersebut tidak bisa terus-menerus dijadikan alasan untuk tidak melakukan pengukuran. Oleh karena itu BPS dan KPPPA akan mencoba mengukur IKG dimana targetnya secara bertahap sampai tahun 2019, IKG dapat disempurnakan.

IPB dalam hal ini tenaga-tanaga ahli Pusat Kajian Gender dan Anak mendapat kepercayaan menjadi mitra BPS dan KPPPA sebagai salah satu lembaga yang diharapkan memberi masukan guna memperoleh proksi terhadap indikator yang data-data variablenya belum tersedia.  Bersama PKGA juga diundang tenaga ahli dari BPS Kota dan Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten Bogor, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kota/Kabupaten Bogor. Pelaksanaan FGD ini dilakukan di delapan universitas di seluruh Indonesia. Target release pertama IKG adalah pada bulan Agustus 2017.

Posted in Artikel, Berita, Kegiatan Pengabdian | Leave a comment

PROFIL GENDER DAN ANAK KOTA BOGOR 2017

Penyusunan Profil Gender dan Anak Kota Bogor Tahun 2017 secara umum dilakukan untuk menyediakan data dasar terpilah berdasarkan jenis kelamin dan data anak yang menggambarkan capaian pembangunan, permasalahan pembangunan dan upaya-upaya yang telah dan masih diperlukan dalam menyelesaikan permasalahan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Bogor. Penyediaan data terpilah jenis kelamin dan data anak ini dimaksudkan untuk menyediakan data yang terpercaya sebagai pertimbangan dalam menyusun kebijakan, program dan kegiatan pembangunan bagi Pemerintahan Kota Bogor.

Secara lebih khusus,  penyusunan Profil Gender dan Anak Kota Bogor Tahun 2017 dimaksudkan  agar dapat: 1)Tersedianya data terpilah gender di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, ketenagakerjaan, peran perempuan di sektor publik, masalah-masalah dalam perlindungan anak, dan bidang-bidang yang menjadi isu gender khas di Kota Bogor; 2)Tersedianya data kebijakan, program, kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor dan elemen masyarakat Kota Bogor terkait upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Bogor; dan 3)Tersedianya hasil analisis deskriptif tentang capaian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Bogor. Analisis dilakukan berdasarkan ketersediaan data sekunder untuk melihat pencapaian indikator pemberdayaan gender, meliputi partisipasi perempuan dan laki-laki di sektor publik, bidang pemerintahan, posisi di parlemen, dan dalam pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Bogor.

Penyusunan Profil Gender dan Anak Kota Bogor Tahun 2017 dilaksanakan melalui pengumpulan data sekunder pada seluruh SKPD di lingkup Pemerintah Kota Bogor, DPRD, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan dan Perguruan Tinggi yang menyediakan data yang dibutuhkan.

Posted in Agenda, Artikel, Berita, Kegiatan Pengabdian, Penelitian | Leave a comment

PELATIHAN PERENCANAAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER (PPRG)

Telah menjadi agenda tahunan sejak tahun 2011 Tim PKGA menjadi narasumber dan pendamping dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan PPRG di Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, Dinas Kesehatan Kota Depok, Balai Penelitian dan Pendidikan Kesehatan DKI Jakarta.

Tahun 2017 ini penyelenggaraan Pelatihan PPRG sudah dilaksanakan untuk Kota Depok dan Kabupten Bogor. Pelatihan bertujuan untuk memberi pembekalan kepada pengelola bagian program guna memahami dan terampil menyusun RKA Tahunan yang responsif terhadap kepentingan seluruh target program baik laki-laki, perempuan, anak-anak maupun lansia dan penandang disabilitas.

 

Posted in Agenda, Artikel, Berita, Kegiatan Pengabdian | Leave a comment

IPB Peringkat Top 100 Dunia

IPB Ranking Top 100 Dunia.REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun ini kembali mempertahankan posisinya di dalam Top 100 World Class University, berdasarkan pemeringkatan QS World University by Subject on Agriculture and Forestry, yang dirilis secara global pada tanggal 8 Maret 2017 (www.topuniversities.com). Pemeringkatan didasarkan pada reputasi akademik dan lulusan (academic and employer survey) dan jumlah sitasi terhadap publikasi yang terindeks di scopus database.

Rektor IPB Prof Dr Herry Suhardiyanto menyampaikan rasa syukur atas hasil pemeringkatan ini. “Pemeringkatan bukanlah segala-galanya bagi kita, namun kita bisa mengambil sisi positifnya yaitu karena indikator-indikator yang digunakan mencerminkan pencapaian mutu. Hal tersebut sangat relevan untuk meningkatkan kinerja,” kata Herry Suhardiyanto dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (8/3/2017).

Menurut Wakil Rektor IPB Bidang Riset dan Kerja Sama Prof Dr Anas Miftah Fauzi, hasil pemeringkatan tingkat ini menegaskan posisi IPB sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di tingkat global. “Hal itu sejalan dengan visi IPB sebagaimana tercantum dalam Statuta IPB (PP Nomor 66 Tahun 2013) yaitu ‘Menjadi terdepan dalam memperkokoh martabat bangsa melalui pendidikan tinggi unggul pada tingkat internasional di bidang pertanian, kelautan dan biosains tropika’,” kata Anas Miftah Fauzi.

Anas menambahkan, berdasarkan scopus database, publikasi IPB menempati urutan keempat di Indonesia, dengan jumlah publikasi tahun 2016 tercatat 550 artikel, dan total sitasi dalam empat  tahun terakhir (2013-2016) sebanyak 2.342. Selain itu, kata Anas, IPB juga unggul dalam jumlah inovasi dan paten.

Jumlah pendaftaran paten IPB sampai akhir 2016 tercatat sebanyak 349. “Jumlah ini  terbanyak di Indonesia untuk kategori paten dari perguruan tinggi,” ujarnya.

Anas menjelaskan, pada tahun 2012, IPB mendapatkan penghargaan nasional sebagai perguruan tinggi dengan jumlah pendaftaran paten terbanyak di Indonesia, “IPB juga meraih penghargaan nasional sebagai perguruan tinggi dengan jumlah komersialisai paten terbanyak pada tahun 2015 dan mendapatkan penghargaan sebagai Sentra KI Terproduktif pada tahun 2016,” ujarnya.

Anas mengemukakan, IPB juga berkontribusi sebanyak 357 inovasi propektif, atau 38,14 persen  dari total inovasi Indonesia dalam Buku 100+ Inovasi hasil seleksi oleh Kemristekdikti dan Business Innovation Center (BIC). “IPB Science and Technopark yang berlokasi di kampus Taman Kencana, Bogor telah secara aktif berperan untuk program hilirisasi inovasi, didukung oleh Serambi Botani, sebagai outlet produk inovasi IPB. Pada saat ini sudah beroperasi sebanyak 15 Serambi Botani, yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia,” kata Anas.

Anas juga mengungkapkan, peran IPB dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pengembangan pertanian dan pedesaan juga terus dilakukan. Beberapa hasil inovasi IPB yang sudah dimplementasikan antara lain benih padi IPB 3S, teknologi IPB Prima dalam penanaman padi, produksi kedelai dengan teknik BJA (budi daya jenuh air) di kawasan pasang surut, dan teknologi guludan untuk penanaman mangrove di  lahan dalam.

Selain itu, Anas menambahkan, sekolah peternakan rakyat, vaksin flu burung Close Bird 5.1, InventPro Kit enzim rekombinan polimerase PolPfu, rapid test flu  burung, mesin pengangkut tandan buah sawit FASTREX, pangan fungsional seperti beras analog, mi jagung, sasumuzi dan sormeal sereal sehat berbahan sorgum serta feed additive KATULAC.

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/03/08/omhssy374-ipb-kokoh-di-peringkat-top-100-dunia

Posted in Berita | Leave a comment

Repository IPB Peringkat Satu se-Asia Tenggara

Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menorehkan prestasi. Berdasarkan hasil perangkingan webometrics Januari 2017 melalui situs http://repositories.webometrics.info/en/Asia_Pacifico/South%20East%20Asia , IPB menduduki posisi pertama atau terbaik se-Asia Tenggara. Pada tingkat dunia, IPB berada pada posisi 159 dan mengalahkan 114 perguruan tinggi lainnya yang ada di Asia Tenggara. Tujuan perangkingan ini adalah untuk mendukung kemudahan mengakses dan akses gratis terhadap publikasi ilmiah secara online dari dan untuk para akademisi. Indikator-indikator website yang digunakan dalam perangkingan ini untuk meyakinkan visibility global dan dampaknya terhadap repositori penelitian. Perangkingan ini untuk memotivasi baik institusi atau perguruan tinggi agar memiliki tampilan website yang merefleksikan keakuratan kegiatan institusi.(zul)

See more at: http://ipb.ac.id/news/index/2017/02/repository-ipb-peringkat-satu-se-asia-tenggara/

http://www.dikti.go.id/repository-ipb-peringkat-satu-se-asia-tenggara/

Posted in Artikel, Berita | Leave a comment

PROFIL ANAK KABUPATEN BOGOR 2016

Penandatanganan deklarasi World Fit for Children (WFC) dalam Sidang Umum PBB ke-27 memperlihatkan komitmen Indonesia terhadap perlindungan anak untuk menciptakan dunia yang layak bagi anak. Bila ditengok dari sejarah, komitmen dunia terhadap perlindungan anak sudah dimulai sejak tahun 1924. Di indonesia sendiri, regulasi tentang pemenuhan hak anak telah mengalami berbagai perubahan mulai dari UU Nomor 23/2002 dan sekarang menjadi Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA) Nomor 17 Tahun 2016. Untuk dapat menyelenggarakan upaya perlindungan anak secara optimal maka daerah memerlukan data yang memadai.

Data anak adalah data kondisi tentang anak perempuan dan laki-laki yang dibawah usia 18 (delapan belas) tahun, yang terpilah menurut aktegori umur yang terdiri dari 0-1 tahun, 2-3 tahun, 4-6 tahun, 7-12 tahun, 13-15 tahun, dan 16-18 tahun. Penyelenggaraan data anak khususnya, ditujukan untuk meningkatkan komitmen pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota dalam penggunaan data anak dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan, program dan kegiatan pembangunan daerah; meningkatkan efektivitas penyelenggaraan Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) di daerah secara sistematis, komprehensif, dan berkesinambungan; dan meningkatkan ketersediaan data anak.

Tujuan penyusunan Profil Anak Kabupaten Bogor ini yaitu: (1) menyediakan data anak terpilah jenis kelamin sebagai gambaran dan informasi tentang kondisi anak-anak di Kabupaten Bogor yang diamati dari pemenuhan hak anak berdasarkan lima klaster, yaitu: (a) hak sipil dan kebebasan; (b) hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; (c) hak kesehatan dasar dan kesejahteraan; (d) hak pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya; dan (e) hak perlindungan khusus; dan (2) menyajikan hasil analisis indeks pemenuhan hak anak di masing-masing klaster di setiap kecamatan di Kabupaten Bogor. sumber data yang digunakan dalam penyusunan Profil Anak Kabupaten Bogor Tahun 2016 mencakup: (1) berbagai macam data sekunder dari SKPD/lembaga terkait di Kabupaten Bogor untuk menyajikan data anak; dan (2) data primer melalui pelaporan diri sejumlah anak yang dipilih secara sengaja di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor untuk menyajikan indeks pemenuhan hak anak di masing-masing klaster hak anak.

Posted in Agenda | Leave a comment

Pelaksanaan FGD GDI GEM Kab. Bogor. Ruang AMG Connect Fema IPB

 

 

Posted in Agenda | Leave a comment

BUKU PROFIL GENDER DAN ANAK KOTA BOGOR 2016

Kegiatan Pembuatan Buku Profil Gender dan Anak Kota Bogor 2016 adalah merupakan Kerjasama antara Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Kota Bogor, dan Pusat Kajian Gender dan Anak, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.  Landasan Kerjasama ini adalah MOU antara Walikota Pemerintah Kota Bogor, dan Rektor Institut Pertanian Bogor, yang ditindaklanjuti dengan SPK No. 04/SPK/P3A/2016 dari BPMKB Kota Bogor kepada PKGA LPPM IPB.  Profil ini berisi data-data sektoral berserta penjelasannya.  Format data yang dikumpulkan berpedoman kepada Permen PPPA No. 9 tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Data Gender dan Anak.

Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan sudah disadari pentingnya oleh pemerintah di beberapa daerah kabupaten/kota dan provinsi.  Setiap SKPD yang dalam tugasnya juga mencakup mengumpulkan data, menganalisisnya, serta memplubikasikan data untuk kepentingan evaluasi internal dan perencanaan kegiatan pembangunan berikutnya memiliki kebijakan masing-masing terkait formulasi data.  Ketika muncul kesadaran  untuk mengintegrasikan permasalahan gender dalam perencanaan pembangunan, sering ditemui ternyata formulasi data yang dimiliki tidak serta-merta dapat digunakan karena belum sejalan dengan kepentingan upaya pengarusutamaan gender.

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, bahwasanya Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bogor setiap tahun memprakarsai penyusun Profil Gender dan Anak Kota Bogor.  Kesulitan untuk mendapatkan data dan ketidak sesuaian format data pada setiap SKPD tidak menjadikan kami kecil hati untuk dapat mempersembahkan laporan ini.

Posted in Agenda, Artikel, Berita, Penelitian | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Raja Bhumibol : Ahli Kami Belajar Pertanian di IPB

Betapa terkejutnya Megawati Soekarnoputri, setelah melontarkan pujian kepada Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, bahwa sektor pertanian di Thailand sangat berkembang. 
Saat itu tahun 2003, Raja Thailand Bhumibol Adulyadej justru mengatakan bahwa mereka (Thailand), sebenarnya belajar dari Indonesia khususnya di IPB Bogor cara mengembangkan pertanian.

Dengan konsep Total Football, para petani di Thailand tidak berhenti hingga swasembada beras. Mereka tidak cepat puas. Justru mereka makin produktif dan semangat bekerja untuk mencapai titik kesejahteraan. Indikatornya terlihat jelas, hampir 90 persen petani di Thailand kini rumahnya sudah dibuat dengan tembok berbeda dengan Indonesia.

Buah dari mempelajari ilmu pertanian di Indonesia, Thailand kini menjadi eksportir beras teratas dengan pangsa hingga 45 persen dari total beras yang ada di pasar dunia. Di atas, Amerika Serikat, India, Pakistan, Cina bahkan Indonesia yang dulu mengajari Thailand cara bertani.

Jenis beras Thailand dari padi mutu unggul benar-benar menggeser posisi beras Ir Indonesia di dunia. Ekspor beras Thailand mampu mencetak devisa sekitar US$ 4 miliar. Dan negara anggota ASEAN itu menjadi negara pengekspor beras dunia terbesar selama 10 tahun berturut-turut.

Thailand tidak hanya unggul di produksi beras, namun juga dikomoditi lainnya seperti durian yang unggul di jenis Monthong dan Kradumthong.

Keberhasilan di bidang pertanian itu merupakan salah satu kebijakan mendiang Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej untuk mengirimkan para ahlinya untuk belajar dari negara tetangganya Indonesia.

Kini setelah 70 tahun berkuasa, bapak bangsa yang disegani karena sering jadi penengah saat terjadi masalah politik di negaranya itu, telah mendahului kita. Selamat jalan Raja Bhumibol Adulyadej. (dsyamil).

SELAMAT JALAN TUAN RAJA. SEMOGA PERTANIAN NEGERI TUAN TETAP MAJU BERSAMA NEGARA KAMI.

Posted in Agenda | Leave a comment

Kunjungan Tim Kemenristekdikti ke PKGA

Pada tanggal 14 Oktober 2016, PKGA LPPM IPB menerima kunjungan Tim Kemenritekdikti, tepatnya dari Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan.  Adapun tujuan kunjungan Tim untuk mengumpulkan informasi profil kelembagaan penelitian bidang ilmu-ilmu sosial di perguruan tinggi dalam rangka  Menyusun Database Profil Lembaga Litbang dan Kegiatan Penelitian yang berada di bawah Kemenristekdikti.

Posted in Agenda | Leave a comment