Pelaksanaan FGD GDI GEM Kab. Bogor. Ruang AMG Connect Fema IPB

 

 

Posted in Agenda | Leave a comment

BUKU PROFIL GENDER DAN ANAK KOTA BOGOR 2016

Kegiatan Pembuatan Buku Profil Gender dan Anak Kota Bogor 2016 adalah merupakan Kerjasama antara Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Kota Bogor, dan Pusat Kajian Gender dan Anak, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.  Landasan Kerjasama ini adalah MOU antara Walikota Pemerintah Kota Bogor, dan Rektor Institut Pertanian Bogor, yang ditindaklanjuti dengan SPK No. 04/SPK/P3A/2016 dari BPMKB Kota Bogor kepada PKGA LPPM IPB.  Profil ini berisi data-data sektoral berserta penjelasannya.  Format data yang dikumpulkan berpedoman kepada Permen PPPA No. 9 tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Data Gender dan Anak.

Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan sudah disadari pentingnya oleh pemerintah di beberapa daerah kabupaten/kota dan provinsi.  Setiap SKPD yang dalam tugasnya juga mencakup mengumpulkan data, menganalisisnya, serta memplubikasikan data untuk kepentingan evaluasi internal dan perencanaan kegiatan pembangunan berikutnya memiliki kebijakan masing-masing terkait formulasi data.  Ketika muncul kesadaran  untuk mengintegrasikan permasalahan gender dalam perencanaan pembangunan, sering ditemui ternyata formulasi data yang dimiliki tidak serta-merta dapat digunakan karena belum sejalan dengan kepentingan upaya pengarusutamaan gender.

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, bahwasanya Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Bogor setiap tahun memprakarsai penyusun Profil Gender dan Anak Kota Bogor.  Kesulitan untuk mendapatkan data dan ketidak sesuaian format data pada setiap SKPD tidak menjadikan kami kecil hati untuk dapat mempersembahkan laporan ini.

Posted in Agenda, Artikel, Berita, Penelitian | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Raja Bhumibol : Ahli Kami Belajar Pertanian di IPB

Betapa terkejutnya Megawati Soekarnoputri, setelah melontarkan pujian kepada Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, bahwa sektor pertanian di Thailand sangat berkembang. 
Saat itu tahun 2003, Raja Thailand Bhumibol Adulyadej justru mengatakan bahwa mereka (Thailand), sebenarnya belajar dari Indonesia khususnya di IPB Bogor cara mengembangkan pertanian.

Dengan konsep Total Football, para petani di Thailand tidak berhenti hingga swasembada beras. Mereka tidak cepat puas. Justru mereka makin produktif dan semangat bekerja untuk mencapai titik kesejahteraan. Indikatornya terlihat jelas, hampir 90 persen petani di Thailand kini rumahnya sudah dibuat dengan tembok berbeda dengan Indonesia.

Buah dari mempelajari ilmu pertanian di Indonesia, Thailand kini menjadi eksportir beras teratas dengan pangsa hingga 45 persen dari total beras yang ada di pasar dunia. Di atas, Amerika Serikat, India, Pakistan, Cina bahkan Indonesia yang dulu mengajari Thailand cara bertani.

Jenis beras Thailand dari padi mutu unggul benar-benar menggeser posisi beras Ir Indonesia di dunia. Ekspor beras Thailand mampu mencetak devisa sekitar US$ 4 miliar. Dan negara anggota ASEAN itu menjadi negara pengekspor beras dunia terbesar selama 10 tahun berturut-turut.

Thailand tidak hanya unggul di produksi beras, namun juga dikomoditi lainnya seperti durian yang unggul di jenis Monthong dan Kradumthong.

Keberhasilan di bidang pertanian itu merupakan salah satu kebijakan mendiang Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej untuk mengirimkan para ahlinya untuk belajar dari negara tetangganya Indonesia.

Kini setelah 70 tahun berkuasa, bapak bangsa yang disegani karena sering jadi penengah saat terjadi masalah politik di negaranya itu, telah mendahului kita. Selamat jalan Raja Bhumibol Adulyadej. (dsyamil).

SELAMAT JALAN TUAN RAJA. SEMOGA PERTANIAN NEGERI TUAN TETAP MAJU BERSAMA NEGARA KAMI.

Posted in Agenda | Leave a comment

Kunjungan Tim Kemenristekdikti ke PKGA

Pada tanggal 14 Oktober 2016, PKGA LPPM IPB menerima kunjungan Tim Kemenritekdikti, tepatnya dari Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan.  Adapun tujuan kunjungan Tim untuk mengumpulkan informasi profil kelembagaan penelitian bidang ilmu-ilmu sosial di perguruan tinggi dalam rangka  Menyusun Database Profil Lembaga Litbang dan Kegiatan Penelitian yang berada di bawah Kemenristekdikti.

Posted in Agenda | Leave a comment

KAJIAN FEMINISASI KEMISKINAN SERTA DAMPAK KEBIJAKAN, PROGRAM, DAN KEGIATAN PADA KUALITAS HIDUP PEREMPUAN DI PROVINSI BENGKULU

Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu melalui kebijakan, program, dan kegiatan dari SKPD merupakan stakeholder utama dalam pengarusutamaan gender sesuai dengan Inpres No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Aturan ini menimbulkan kebutuhan untuk menganrusutamakan gender dalam semua tahapan perencanaan pembangunan baik di tingkat pusat dan daerah. Dampak dari kebijakan tersebut memiliki tujuan pada meningkatnya kualitas hidup perempuan dan perwujudan keadilan dan kesetaraan gender dalam pada aspek sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan politik di Provinsi Bengkulu. Selain pemerintah, juga didapati adanya kemungkinan lembaga masyarakat maupun pihak swasta yang memiliki program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan. Oleh karena itu dalam kajian penyebab feminisasi kemiskinan di Provinsi Bengkulu ini juga terkait dengan analisis kebijakan, program, dan kegiatan dari pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan swasta pada aspek sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan politik.

TUJUAN

Umum

Mengkaji dan menganalisis feminisasi kemiskinan serta dampak kebijakan, program, dan kegiatan pada kualitas hidup perempuan dan perwujudan keadilan dan kesetaraan gender perempuan di Provinsi Bengkulu.

Khusus:

  1. Mengkaji dan menganalisis profil feminisasi kemiskinan dari aspek sosial dan budaya.
  2. Mengkaji dan menganalisis profil feminisasi kemiskinan dari aspek ekonomi
  3. Mengkaji dan menganalisis profil feminisasi kemiskinan dari aspek pendidikan
  4. Mengkaji dan menganalisis profil feminisasi kemiskinan dari aspek kesehatan
  5. Mengkaji dan menganalisis profil feminisasi kemiskinan dari aspek politik
  6. Mengidentifikasi dan menganalisis kebijakan, program, dan kegiatan pada aspek sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan politik dari SKPD, Lembaga masyarakat maupun pihak swasta yang pada akhirnya dapat  meningkatkan kualitas hidup perempuan dan perwujudan keadilan dan kesetaraan gender di Provinsi Bengkulu

 

Manfaat Penelitian

Hasil dari penelitian ini akan bermanfaat: 1) Teridentifikasinya kondisi feminisasi kemiskinan ditinjau dari aspek social budaya, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan politik; 2) Pemerintah untuk menemukan gap antara tujuan program/kebijakan dengan situasi yang ada ditemui perempuan kepala rumahtangga atau perempuan miskin sehingga ke depannya dapat digunakan merumuskan program yang akan dilaksanakan untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender sehingga menghasilkan kebijakan yang responsif gender; 3) Masyarakat untuk dapat meningkatkan kesadaran dalam berpatisipasi, mendapatkan akses, melakukan control dan memperoleh manfaat dari kebijakan, program dan praktek keseharian terkait relasi gender di komunitas mereka dalam program pembangunan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan politik; dan 4) Akademisi mampu mengembangkan teori mengenai terjadinya feminisasi kemiskinan dan jalan keluar untuk mengentaskan kemiskinan melalui penelitian berperspektif gender ini.

HASIL YANG DIHARAPKAN

1 – Laporan hasil kajian dan analisis profil feminisasi kemiskinan di Provinsi Bengkulu dari aspek sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan politik.

2 – Laporan hasil kajian dan analisis kebijakan, program dan kegiatan SKPD, Lembaga masyarakat maupun pihak swasta dari aspek sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan politik di Provinsi Bengkulu yang bertujuan untuk kualitas hidup perempuan dan perwujudan keadilan dan kesetaraan gender.

3 – Rekomendasi kebijakan, program dan kegiatan pada KPPPA serta Pemerintah daerah Provinsi Bengkulu untuk mengurangi resiko terjadinya feminisasi kemiskinan

Posted in Agenda, Berita, Penelitian | Tagged , , | Leave a comment

PELATIHAN TEKNIS PENYUSUNAN PPRG BAGI SKPD KABUPATEN BOGOR, 2016.

Posted in Agenda | Leave a comment

KAJIAN KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK PADA KELOMPOK MINORITAS DAN TERISOLASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kajian ini mempunyai maksud untuk mendapatkan pemahaman tentang kelompok minoritas dan terisolasi dan sistem perlindungan anak yang ada.  Hasil kajian diharapkan dapat menjadi rujukan penyusunan kebijakan dalam upaya perlindungan anak dan peningkatan ketahanan keluarga, khususnya pada anak Suku Bajo secara khusus maupun anak pada kelompok minoritas dan terisolasi secara umum.

Tujuan penelitian untuk:

a. Menganalisis upaya-upaya yang yang telah dilakukan stakeholders terkait dalam mengembangkan sistem perlindungan anak pada kelompok minoritas dan terisolasi di Indonesia.

b. Menganalisis situasi anak dan sistem perlindungan anak Suku Bajo dengan:

i. Mengidentifikasi karakteristik dan pemenuhan hak anak pada Suku Bajo di komunitas laut dan pesisir.

ii. Mengidentifikasi karakteristik keluarga dan upaya yang sudah dilakukan dalam pemenuhan hak anak pada Suku Bajo di komunitas laut dan pesisir.

iii. Menganalisis sistem perlindungan anak secara formal (dilakukan stakeholders terkait: pemerintah, organisasi international, LSM lokal) pada Suku Bajo di komunitas laut dan pesisir yang telah ada.

iv. Menyusun video dokumenter tentang kehidupan anak Suku Bajo

c. Menyusun rekomendasi kebijakan tentang sistem perlindungan anak pada kelompok minoritas dan terisolasi di Indonesia.

Posted in Berita, Kegiatan Pengabdian | Leave a comment

GUBERNUR JABAR RESMIKAN IPB MULTIKAMPUS

 

 

 

 

 

GUBERNUR JABAR RESMIKAN IPB MULTIKAMPUS DI SUKABUMI

http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/05/03/o6lg2w282-aher-resmikan-ipb-multikampus-di-sukabumi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan meresmikan Institut Pertanian Bogor (IPB) Multikampus di Kota Sukabumi Selasa (3/5). Keberadaan kampus IPB di Sukabumi ini untuk semakin memperluas daya tampung mahasiswa khususnya bagi yang berasal dari Jawa Barat.

Dalam launching tersebut hadir Rektor IPB Herry Suhardiyanto dan Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz serta Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. “Pergurunan tinggi negeri yang unggul seperti IPB harus memperluas kampusnya hingga ke Sukabumi,” kata dia kepada wartawan.

Posted in Artikel, Berita | Leave a comment

RAPAT KERJA DAN EVALUASI FKKGA JAWA BARAT 2016

Rapat Kerja dan Evaluasi Forum Komunikasi Kajian Gender dan Anak Perguruan Tinggi di Jawa Barat, dilaksanakan pada tanggal 6 April 2016, di Hotel Karang Setra Bandung. Hadir 60 peserta perwakilan dari seluruh Pusat Studi Wanita/Genfer dan Anak Perguruan Tinggi di Jawa Barat.

Posted in Artikel, Berita, Kegiatan Pengabdian | Leave a comment

PROFIL GENDER DAN ANAK KOTA BOGOR 2016

PROFIL GENDER DAN ANAK KOTA BOGOR 2016   <– Klik

Tim Penyusunan Profil Gender dan Anak Kota Bogor 2016

Ketua Tim            : Dr. Budi Setiawan

Anggota:

Margaharta Iskandar, MSc

Agustina M. Purnomo, MSi

Sri Wulan Ferindian Faletehan, MSi

R Ratmajaya, SE

 

Asisten:

Efi Riana (Stk)

Sakinah, SGz

Kharisma Rindu, SGz

Sara Enggar Listyani (IE)

Ika Putri Rahmadani, (ESL)

Shinta Dwi Lestari, AMd

Posted in Agenda, Berita, Penelitian | Tagged , , | Leave a comment